Modal Usaha Bubur Ayam, Bisa Untung Jutaan Rupiah Lho!

Modal Usaha Bubur Ayam ~ Usaha bubur ayam saat ini telah menjadi salah satu ide bisnis yang menguntungkan dan bisa kamu coba. Bubur ayam merupakan makanan yang biasanya wajib ada ketika sarapan. Banyak orang yang lebih memilih untuk sarapan pagi menggunakan bubur ayam dari pada memilih makanan berat lainnya.

Bubur ayam juga bisa dinikmati oleh seluruh lapisan umur, baik anak-anak maupun orang dewasa. Bahkan bubur juga biasanya lebih dipilih untuk dikonsumsi ketika sakit dan dalam proses penyembuhan. Ketika Anda sudah mulai minat untuk memulai bisnis bubur ayam, berapakah kira-kira modal awal usahanya ? Modal yang dibutuhkan untuk memulai usaha bubur ayam yaitu sebesar Rp13.550.000 dengan rincian modal awal sebesar Rp3.760.000  dan modal bulanan sebesar Rp9.790.000.

Usaha bubur ayam telah menjadi usaha yang terjangkau dan bisa balik modal dalam waktu sebulan saja. Untuk mengetahui informasi modal usaha bubur ayam secara lanjut. Yuk simak penjelasan di bawah ini!

Modal Awal Usaha Bubur Ayam

BarangBiaya
Tenda terpalRp 200.000
Kompor dan tabung gasRp 250.000
Panci besarRp 150.000
Ember dan serbet untuk mencuci piringRp 60.000
Gerobak atau etalaseRp 2.500.000
Mangkuk, sendok, piring plastik, toplesRp 60.000
Meja kursiRp 350.000

Total modal awal yang Anda butuhkan untuk memulai usaha bubur ayam ini adalah Rp3.760.000.

Baca juga : usaha rumahan yang cocok bagi laki laki

Modal Usaha Bulanan Bubur Ayam

BarangBiaya
Beras ( 7 liter perhari )Rp 1.470.000
Ayam ( 3 ekor perhari )Rp 1.980.000
Jeroan ( 3 kg perhari )Rp 1.350.000
Bumbu dan bahan pelengkapRp 1.500.000
Gas 3 kgRp 510.000
Kotak makanRp 1.800.000
Sewa tempatRp 500.000
RetribusiRp 80.000
Gaji KaryawanRp 600.000

Lalu untuk biaya bulanan usaha bubur ayam yaitu sebesar Rp 9.790.000

Peluang Usaha Bubur Ayam

Estimasi Penghasilan Usaha Bubur ayam Dalam 1 Bulan

Bubur ayam menjadi salah satu kuliner khas yang memiliki tekstur lunak. Di Indonesia sendiri terdapat banyak jenis bubur, bahkan beberapa bubur juga dijadikan sebagai makanan tradisional daerah. Seperti bubur Manado, bubur ayam Jakarta, bubur ayam Madura, dan bubur mengguh dari Bali.

Bubur menjadi salah satu makanan sehat yang bisa juga dijadikan sebagai makanan ketika diet. Bahan yang terkandung juga alami dan tentunya menyehatkan. Tampilan akhir makanan ini memiliki look yang menarik dan bikin ngiler. Peluang keuntungan mendirikan usaha bubur ayam ini cukup besar.

Namun, penjual harus pintar menawarkan jualannya. Sebab, bubur ayam biasanya banyak dicari pada pagi hari untuk sarapan.  Perhitungan keuntungan penjualan bubur ayam dalam satu bulan yaitu dengan misalnya harga bubur ayam untuk setiap porsinya Rp8.000 dan bisa terjual 70 porsi tiap harinya. Maka penjual bisa menerima laba kotor sebesar R16.800.000

RincianTotal
Penjualan Sehari70 porsi
Harga per PorsiRp 8.000

Total Penjualan Per Hari

70 porsi x Rp 8.000 = Rp 560.000

Total Penjualan Per Bulan

Rp 560.000 x 30 hari = Rp 16.800.000

Penghasilan Bersih Usaha Bubur Ayam Dalam Satu Bulan

Untuk menghitung laba bersih usaha dalam satu bulan yang penjual terima yaitu. Kamu bisa menggunakan metode perhitungan berikut ini : Laba kotor – modal dalam satu bulan.

Laba kotor yang diterima yaitu Rp16.800.000 dan modal dalam satu bulan yaitu Rp13.550.000. Maka laba bersih yang diterima yaitu Rp16.800.000 – 13.550.000 = Rp3.250.000.

RincianTotal
Total Keuntungan Kotor Per BulanRp 16.800.000
Total Modal Per BulanRp13.550.000

Total Keuntungan Bersih Per Bulan

Rp 16.800.000 – 13.550.000 = Rp 3.250.000

Estimasi Balik Modal Usaha Bubur Ayam

Untuk menghitung waktu lama balik modal bisa dengan menggunakan rumus : total modal awal : keuntungan bersih satu bulan. Total modal awal untuk usaha bubur ayam yaitu Rp13.550.000 dan keuntungan bersih per bulan Rp3.250.000. Sehingga jika kita hitung bisa balik modal dalam kurun waktu 4 bulan.

RincianTotal
Total Modal AwalRp 13.550.000
Total Keuntungan Per BulanRp 3.250.000

Total Perhitungan Balik Modal

Rp 13.550.000 : 3.250.000 = 4 Bulan

Perhitungan tersebut hanya estimasi. Tergantung kondisi penjualan