Proposal Usaha Martabak Mie (Download DOC dan PDF)

Proposal Usaha Martabak Mie ~ Martabak mie merupakan salah satu camilan yang terinspirasi dari martabak asin dengan bahan dasar berupa mie dan telur. Olahan ini dibuat dengan cara menggorengnya.

Martabak mie adalah salah satu olahan camilan yang sangat pas untuk lidah orang Indonesia. Tak hanya pembuatannya yang praktis, olahan ini juga memiliki peluang usaha yang memiliki minat yang sangat besar dengan jumlah kompetitor yang terbilang cukup banyak.

Untuk Anda yang ingin memulai bisnis usaha martabak mie, Anda dapat melihat business plan usaha martabak mie melalui contoh proposal usaha martabak mie yang telah kami sediakan. Anda dapat mengunduhnya baik dalam bentuk PDF maupun DOC

Untuk penjelasan lebih rincinya, Anda dapat menyimak artikel berikut.

Daftar Isi:

Membuat Martabak Mie yang Enak

Martabak Mie memang cukup mudah untuk membuatnya. Namun, Anda perlu memperhatikan rasa yang ada pada produk yang akan Anda jual tersebut.

Untuk mendapatkan rasa yang lezat, Anda dapat mencoba resep berikut.

Bahan Untuk Membuat Martabak Mie

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat martabak mie dibagi menjadi 2, yaitu bahan pembuatan mie dan bahan pembuatan martabak.

Bahan Pembuatan Mie:

  • 500 gram tepung terigu
  • 5 sdm tepung tapioka
  • 2 sdm minyak goreng
  • 1 butir telur ayam
  • 1 sdt garam
  • ½ gelas air

Bahan Pembuatan Martabak:

  • 2 butir telur
  • 5 siung bawang merah, haluskan
  • 1 batang daun bawang, haluskan
  • Garam
  • Lada
  • Minyak goreng

Cara Pembuatan Martabak Mie

Tak hanya bahan, cara juga dibagi menjadi 2, yaitu cara pembuatan mie dan cara pembuatan martabaknya.

Cara Pembuatan Mie

  1. Campurkan semua bahan pembuatan mie menjadi satu.
  2. Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan kalis.
  3. Beri adonan sedikit tepung agar tidak lengket
  4. Kemudian giling adonan menggunakan gilingan mie dengan ketebalan 1, giling hingga adonan habis.
  5. Kemudian giling lagi adonan mie dengan ketebalan 3 dan 5 agar mie benar-benar halus.
  6. Jika sudah selesai menggiling, simpan mie di dalam freezer agar tahan lama.

Cara Pembuatan Martabak

  1. Rebus mie yang sudah dibuat tadi kedalam air panas hingga setengah matang, kemudian angkat dan tiriskan.
  2. Potong mie menjadi pendek-pendek kurang lebih 5 cm.
  3. Buat adonan yang terbuat dari kocokan telur, bawang merah, dan bawang putih yang sudah dihaluskan.
  4. Tambahkan garam dan lada secukupnya, kemudian aduk adonan hingga rata.
  5. Masukkan potongan mie kedalam adonan, kemudian campur hingga rata.
  6. Panaskan minyak kedalam wajan, kemudian goreng adonan hingga kecoklatan.
  7. Jika adonan sudah mengering dan kecoklatan, angkat kemudian tiriskan.
  8. Untuk varian keju, berikan taburan keju di atasnya.

Perkiraan Modal yang Perlu Dipersiapkan Untuk Memulai Usaha Martabak Mie

Sebenarnya, modal yang dibutuhkan dalam usaha dapat menjadi lebih banyak maupun lebih sedikit. Hal ini tergantung dengan apa yang Anda butuhkan dan apa yang Anda inginkan.

Contohnya seperti ini, Anda ingin memiliki usaha martabak mie namun Anda tidak ingin repot dalam mengurus kedai tersebut, maka biaya yang akan Anda butuhkan semakin besar karena terdapat tambahan biaya berupa sewa tenaga kerja.

Untuk modal awal, berupa alat dan bahan produksi, Anda membutuhkan biaya sekitar Rp2.000.000. Uang tersebut digunakan untuk pembelian kompor, wajan, talenan, gilingan mie, dsb.

Untuk biaya bahan bakunya sendiri, Anda tidak perlu mengeluarkan uang banyak karena Anda kemungkinan hanya akan membutuhkan kira-kira sebesar Rp550.000.

Nah, untuk biaya operasionalnya itu, baru tidak bisa diperkirakan, hal tersebut tergantung kepada Anda. Apakah Anda ingin melakukan promosi? Apakah Anda ingin mengadakan event promo? Ataukah Anda ingin menyewa orang untuk mengurusi usaha Anda?

Untuk perkiraan saja, kemungkinan Anda akan membutuhkan dana untuk seluruh kebutuhannya kurang lebih sebesar Rp.3 juta rupiah.

Tips dan Trik Agar Usaha Martabak Mie Dapat Berkembang Pesat

Berikut beberapa tips dan trik agar usaha martabak mie Anda berkembang pesat.

  • Membuat produk yang berkualitas dan unik.
  • Memperluas target pemasaran dengan cara promosi atau membuat promo di hari tertentu.
  • Jika sudah memiliki tim kerja, berikan standar operasional kerja dan lakukan evaluasi kinerja pegawai Anda setiap bulannya.
  • Lakukan evaluasi penjualan setiap bulan. Jika terdapat penurunan penjualan, cari kesalahan dan kekurangan pada usaha Anda.

Contoh Proposal Usaha Martabak Mie

Untuk Anda yang ingin mengakses Contoh Proposal Usaha Martabak Mie dalam bentuk PDF maupun DOC, Anda dapat menekan tombol berikut.

PROPOSAL USAHA

“MARTABAK MIE”

BAB I

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Sekarang ini, banyak orang yang mencoba peruntungan dalam membuka usaha. Usaha yang dijalankan pun beragam mulai dari usaha jasa, reseller produk, kuliner, ataupun penjualan produk makanan ringan.

Untuk mulai membuka sebuah usaha sebenarnya tidak selalu membutuhkan modal yang besar. Banyak sekali jenis usaha yang bisa dilakukan dengan modal yang kecil namun bisa meraup keuntungan yang cukup besar, salah satunya adalah usaha martabak mie.

Martabak mie merupakan salah satu jenis makanan dengan cita rasa yang gurih dan lezat. Martabak mie sangat cocok digunakan sebagai menu makanan dan juga sebagai camilan bersantai. Martabak mie juga bisa digunakan sebagai bekal sekolah untuk anak-anak.

Karena cara pembuatan “Martabak Mie” yang cukup mudah serta membutuhkan modal yang sedikit, maka kami berusaha untuk memanfaatkan peluang usaha tersebut dengan mendirikan usaha “Martabak Mie”

“Martabak Mie” yang kami jual ada 2 varian, yaitu original dan juga keju. “Martabak Telur” kami terbuat dari bahan-bahan yang berkualitas sehingga menghasilkan cita rasa gurih yang khas. Harga jualnya pun juga murah, yaitu Rp. 8.000/box.

Visi dan Misi
Visi

Mengembangkan usaha “Martabak Mie” sebagai salah olahan makanan yang disukai oleh berbagai kalangan.

Misi
  • Membuat produk dengan kualitas yang baik.
  • Menyajikan produk dengan cita rasa lezat dan gurih yang khas.
  • Membuat produk dengan varian rasa sehingga berbeda dari martabak lain.
  • Memberikan pelayanan yang baik bagi konsumen.
Tujuan Usaha

Usaha ini didirikan dengan maksut untuk memanfaat peluang usaha yang ada dengan menjual produk yang bisa dikonsumsi bagi berbagai kalangan.

BAB II

PROFIL USAHA DAN PRODUK

Konsep Usaha

Usaha yang kami jalankan ini adalah usaha kecil dengan produk “Martabak Mie”. “Martabak Mie” yang kami jual ini ada 2 varian rasa, yaitu original dan keju, sehingga cocok digunakan sebagai menu makanan ataupun camilan saat bersantai. “Martabak Mie” kami jual dengan cara online dan offline. Untuk penjualan secara online melalui beberapa sosial media seperti Facebook, Instagram, dan whatsapp.

Produk yang Dihasilkan

Produk yang dihasilkan dari usaha ini adalah “Martabak Mie” dengan 2 varian rasa, original dan keju.

Proses Produksi
Bahan Baku

A) Bahan Pembuatan Mie:

  • 500 gram tepung terigu
  • 5 sdm tepung tapioka
  • 2 sdm minyak goreng
  • 1 butir telur ayam
  • 1 sdt garam
  • ½ gelas air

B) Bahan Pembuatan Martabak:

  1. 2 butir telur
  2. 5 siung bawang merah, haluskan
  3. 1 batang daun bawang, haluskan
  4. Garam
  5. Lada
  6. Minyak goreng
Cara Pembuatan

A) Cara Pembuatan Mie

  1. Campurkan semua bahan pembuatan mie menjadi satu.
  2. Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan kalis.
  3. Beri adonan sedikit tepung agar tidak lengket
  4. Kemudian giling adonan menggunakan gilingan mie dengan ketebalan 1, giling hingga adonan habis.
  5. Kemudian giling lagi adonan mie dengan ketebalan 3 dan 5 agar mie benar-benar halus.
  6. Jika sudah selesai menggiling, simpan mie di dalam freezer agar tahan lama.

B) Cara Pembuatan Martabak

  1. Rebus mie yang sudah dibuat tadi kedalam air panas hingga setengah matang, kemudian angkat dan tiriskan.
  2. Potong mie menjadi pendek-pendek kurang lebih 5 cm.
  3. Buat adonan yang terbuat dari kocokan telur, bawang merah, dan bawang putih yang sudah dihaluskan.
  4. Tambahkan garam dan lada secukupnya, kemudian aduk adonan hingga rata.
  5. Masukkan potongan mie kedalam adonan, kemudian campur hingga rata.
  6. Panaskan minyak kedalam wajan, kemudian goreng adonan hingga kecoklatan.
  7. Jika adonan sudah mengering dan kecoklatan, angkat kemudian tiriskan.
  8. Untuk varian keju, berikan taburan keju di atasnya.
Analisa Usaha

Berikut ini adalah penjelasan hasil analisa usaha “Martabak Mie” menggunakan analisa SWOT

Strength (Kekuatan Usaha)
  1. Rasanya gurih dan lezat
  2. Cocok untuk berbagai kalangan
  3. Jenis martabak dengan varian rasa yang berbeda dari yang lain.
Weakness (Kelemahan Usaha)
  1. Pemasaran yang masih lingkup kecil
  2. Produk tidak tahan lama
  3. Munculnya produk martabak lain dengan varian rasa dan harga yang lebih murah
Opportunities (Peluang Usaha)
  1. Target konsumen yang beragam
  2. Pesaing yang masih sedikit
Threat (Ancaman Usaha)
  1. Produk mudah ditiru
  2. Cuaca yang tidak mendukung akan menghambat proses penjualan produk

BAB III

ASPEK PEMASARAN

Harga Jual Produk

Produk “Martabak Mie” ini kami jual dengan harga Rp. 8000 per box. Harga tersebut berdasarkan penghitungan seluruh biaya produksi dan juga laba yang ingin diperoleh.

Target Pasar

Target pasar untuk produk “Martabak Telur” ini adalah masyarakat umum terutama kalangan ibu-ibu. Karena martabak mie ini sangat cocok digunakan jika disajikan sebagai menu makanan.

Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran yang digunakan untuk “Martabak Mie” ini adalah dengan cara menerima pesanan melalui media sosial seperti instagram, facebook, dan juga whatsapp.

Waktu Penjualan

Penerimaan pesanan “Martabak Mie” dimulai pukul 05.00 – 18.00. Untuk pengambilan pesanan di rumah sesuai dengan jam operasional. Sedangkan untuk pesanan melalui Cash On Delivery (COD) bisa menyesuaikan.

BAB IV

ANALISA KEUANGAN

Modal Awal
NoKeteranganHarga
1Kompor gas Rp     900.000
2Penggorengan Rp     100.000
3Peralatan penggorengan Rp     100.000
5Pisau Rp        20.000
6Talenan Rp        40.000
 Jumlah Rp  1.160.000
Peralatan
NoKeteranganKuantitasHarga SatuanHarga
1Alat giling mie1 buah Rp       120.000 Rp       120.000
 Jumlah   Rp       120.000
Biaya Bahan Baku
NoKeteranganKuantitasHarga SatuanHarga
1Minyak goreng5 liter Rp         25.000 Rp       125.000
2Garam10 pack Rp           3.000 Rp         30.000
3Tepung tapioka10 kg Rp           7.000 Rp         70.000
4Tepung terigu30 kg Rp           8.000 Rp       240.000
5Telur2 kg Rp         27.000 Rp         54.000
7Bawang putih1 kg Rp         25.000 Rp         25.000
 Jumlah   Rp       544.000
Biaya Operasional
NoKeteranganHarga
1Listrik Rp     150.000
2Air Rp     200.000
3Gas Rp     150.000
4Transportasi Rp     400.000
5Pengeluaran tak terduga Rp     200.000
 Jumlah Rp  1.100.000
Total Modal yang Dibutuhkan

                = Modal awal + peralatan + biaya bahan baku + biaya operasional

                = Rp. 1.160.000 + Rp. 120.000 + Rp. 544.000 + Rp. 1.100.000

                = Rp. 2.924.000

Prediksi Pendapatan

                Penjualan “Martabak Mie” per hari = 20 box

                Harga produk per box = Rp. 8.000

                Pendapatan per hari       = Rp. 8.000 x 20 box

                                                                = Rp. 160.000

                Pendapatan per bulan   = Rp. 160.000 x 30

                                                                = Rp. 4.800.000

Prediksi Laba/Rugi per Bulan

                Penjualan – (total modal + biaya)

                = Rp. 4.800.000 – Rp. 2.924.000

                = Rp. 1.876.000

Payback Period (PBP)

                Total modal : laba bersih

                = Rp. 2.924.000 : Rp. 1.876.000

                = 1,5 – 2 bulan

BAB V

PENUTUP

Kesimpulan

Martabak merupakan salah satu jenis makanan yang paling digemari oleh masyarakat karena rasanya yang lezat dengan berbagai macam varian isi yang banyak dijual di pasaran, salah satunya adalah martabak mie.

“Martabak Mie” yang kami produksi ini merupakan makanan yang terbuat dari baha-bahan yang baik dan berkualitas sehingga akan menghasilkan cita rasa yang gurih dan khas. Meskipun usaha ini masih tergolong kecil, namun peluang untuk mengembangkan usaha ini terbuka lebar, mengingat “Martabak Telur” yang dijual di pasaran masih sedikit dibanding dengan jenis martabak lainnya.