Proposal Usaha Keripik Pare (Download DOC dan PDF)

Proposal Usaha Keripik Pare – Pare merupakan salah satu makanan sehat yang jarang diminati oleh semua orang. Namun, sebagian dari mereka yang lebih mementingkan kesehatan, akan tetap memakan masakan olahan pare walaupun rasanya sangat pahit.

Jika Anda dapat mengolah pare menjadi makanan lezat yang menyehatkan, maka itu akan membuka peluang usaha yang cukup besar.

Untuk Anda yang berminat memulai usaha dan mencari investor, pastinya Anda akan membutuhkan proposal usaha. Berikut contoh proposal usaha Keripik Pare yang dapat Anda unduh dalam bentuk PDF maupun DOC.

Daftar Isi:

Tips Mengolah Pare Agar Tidak Pahit

Walau dengan bisnis yang terlihat kecil, namun bisnis ini bisa berkembang pesat, jika memiliki produk yang unggul. Produk keripik pare bisa dikatakan berhasil jika Anda dapat menyamarkan rasa pahit buah pare tersebut.

Agar Anda dapat menyamarkan rasa pahit pada pare, sebelum pengolahan Anda perlu merendam pare tersebut dengan air garam terlebih dahulu. Setelah itu, tiriskan dan rendam kembali keripik pare ke dalam kapur sirih.

Jika sudah, rebus keripik pare. Lalu, keringkan keripik pare di bawah sinar matahari.

Perencanaan Manajemen Ketenagakerjaan Usaha Keripik Pare

Jika Anda masih ingin merintis bisnis keripik pare dengan dana yang seadanya, maka Anda perlu melakukan semua aktivitas baik produksi, promosi, maupun distribusi sendiri.

Namun, jika sudah berkembang pesat, maka Anda perlu menyewa tenaga kerja untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang tidak dapat Anda lakukan sendiri.

Tak hanya orang produksi, ada baiknya seluruh karyawan dilatih untuk expert dalam suatu bidang. Terdapat tim pemasaran, tim produksi, hingga tim distribusi untuk pembagian pekerjaan yang lebih baik.

Strategi Pemasaran Keripik Pare

Biasanya, pebisnis awal akan kesulitan dalam memasarkan suatu produk. Anda dapat mulai membangun kepercayaan calon pembeli terlebih dahulu. Hal ini dapat dilakukan dengan cara penataan foto dan deskripsi produk yang bagus agar terlihat lebih profesional.

Untuk mendapatkan customer pertama, biasanya dapat dilakukan dengan cara melakukan promo grand opening atau promosi tanggal kembar (untuk online shop). Setelah Anda mendapatkan review, Anda dapat melakukan promosi baik melalui facebook ads, instagram ads, shopee ads, atau lainnya.

Untuk menarik lebih minat banyak orang, saat melakukan advertising sebaiknya dilakukan saat Anda mengadakan promo. Biasanya, promosi ini akan memiliki banyak penonton jika dilakukan di jam dan hari tertentu, seperti pada hari libur atau setelah orang kantor menerima gaji bulanan.

Contoh Proposal Usaha Keripik Pare

Untuk Anda yang ingin melihat contoh proposal usaha keripik pare, Anda dapat melihatnya dengan lebih rapi baik dalam bentuk DOC maupun PDF.

PROPOSAL USAHA

“KERIPIK PARE”

BAB I

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Sekarang ini kebutuhan masyarakat akan bahan pangan semakin tinggi. Hal tersebut memicu munculnya berbagai macam olahan jenis makanan ringan yang dijual di pasaran. Salah satu jenis makanan ringan yang banyak disukai orang adalah keripik.

Ada berbagai macam jenis keripik yang dijual di pasaran, seperti keripik singkong, keripik tempe, keripik bayam, dan masih banyak lagi. Makanan ringan berupa keripik memang memiliki rasa yang gurih dan lezat sehingga cocok dijadikan camilan sehari-hari saat bersantai.

Karena kebutuhan konsumen akan makanan ringan berupa keripik meningkat, maka kami berinovasi untuk membuat keripik yang terbuat dari pare. Pare merupakan salah satu jenis sayuran yang memiliki rasa yang pahit, sehingga banyak orang yang tidak menyukai pare. Namun dengan pengolahan yang baik dan benar, maka rasa pahit dari pare tersebut akan hilang.

Pare itu sendiri memiliki banyak manfaat bagi kesehatan seperti mengendalikan gula darah, menjaga kesehatan mata, meningkatkan kekebalan tubuh, dan sebagainya. Oleh sebab itu, makanan ringan “Keripik Pare” ini akan cocok jika dijadikan sebagai camilan sehari-hari yang menyehatkan.

Konsep Usaha

Usaha “Keripik Pare” ini adalah usaha menjual produk makanan ringan yang terbuat dari pare yang dijual secara online dan offline. Penjualan secara online dilakukan dengan cara menjual produk di beberapa platform jual beli online, sedangkan penjualan secara offline dilakukan dengan menawarkan produk secara langsung ke teman dan juga pengambilan produk dari rumah.

Visi Misi

Mengembangkan usaha makanan ringan dengan menyajikan produk berupa camilan “Keripik Pare” yang menyehatkan dan diminati oleh konsumen di berbagai kalangan.

Tujuan

Usaha ini didirikan dengan tujuan untuk menghasilkan salah satu produk berupa makanan ringan yang menyehatkan sehingga aman untuk dikonsumsi sehari-hari. Selain itu, usaha ini juga didirikan sebagai salah satu cara untuk mengembangkan potensi dan kemampuan dalam menjalankan bisnis sehingga memperoleh keuntungan.

BAB II

PROFIL USAHA

Deskripsi Usaha

Usaha yang kami jalankan ini adalah usaha makanan ringan “Keripik Pare”, yaitu pare yang diolah dan di goreng dengan baik dan benar sehingga menghasilkan keripik pare dengan rasa yang gurih dan lezat.

Keunggulan “Keripik Pare” yang kami buat adalah cara pengolahannya yang baik dan benar sehingga tidak meninggalkan rasa pahit pada “Keripik Pare” tersebut. Selain itu, pengolahan “Keripik Pare” kami menggunakan bahan-bahan alami yang berkualitas dan tanpa bahan pengawet sehingga aman bagi kesehatan.

Produk yang Dihasilkan

Produk yang dihasilkan dari usaha ini adalah “Keripik Pare”

Proses Produksi
Bahan Baku
  • 1 buah pare muda yang segar (diiris tipis-tipis)
  • 1 butir telur
  • Minyak goreng
  • 8 sdm tepung beras
  • 4 sdm tepung sajiku
  • Garam secukupnya
  • Kaldu jamur
  • 2 butir bawang putih
  • ½ sdm ketumbar
  • Lada bubuk secukupnya
Cara Pembuatan
  1. Cuci pare menggunakan air bersih, kemudian belah menjadi 2 dan hilangkan biji pare.
  2. Iris tipis pare menggunakan pisau atau alat pemotong.
  3. Beri garam kurang lebih 1 sdm, dan remas irisan pare hingga kandungan airnya keluar.
  4. Rendam irisan pare tersebut ke dalam air bersih selama 10 menit
  5. Buat bumbu dengan menghaluskan 2 butir bawang putih, ketumbar, dan lada bubuk.
  6. Kemudian kocok telur yang sudah diberi garam dan juga kaldu jamur.
  7. Masukkan bumbu halus ke dalam adonan kocokan telur, aduk hingga rata.
  8. Buat adonan tepung kering dengan mencampur tepung beras dan tepung sajiku.
  9. Bilas pare yang sudah direndam tadi menggunakan air bersih hingga getah pare benar-benar hilang.
  10. Remas-remas pare hingga kering,
  11. Celupkan pare ke adonan telur yang sudah dibuat, lalu ke campuran tepung kering tadi satu per satu.
  12. Masukkan pare ke dalam minyak goreng yang sudah panas
  13. Goreng pare hingga kecoklatan, kemudian angkat dan tiriskan.

BAB III

ASPEK PEMASARAN

Harga Jual Produksi

Harga jual untuk “Keripik Pare” ini sangat terjangkau, yaitu Rp. 7000/pcs. Harga jual ini didasarkan pada penghitungan biaya produksi dan juga besarnya laba yang ingin dicapai. Selain itu, harga tersebut juga diharapkan bisa masuk di berbagai kalangan konsumen.

Target Pasar

Target pasar produk “Keripik Pare” ini yaitu untuk berbagai kalangan mulai dari mahasiswa, anak muda, dan juga masyarakat umum. Dengan harga jual yang terjangkau, maka “Keripik Pare” ini bisa menjadi salah satu pilihan bagi pecinta camilan untuk dijadikan camilan sehari-hari saat bersantai.

Strategi Pemasaran

Strategi yang digunakan untuk memasarkan produk ini yaitu secara online dan offline. Penjualan secara online dilakukan dengan cara menjual produk ke beberapa toko online seperti shopee dan tokopedia, serta mempostingnya di facebook dan juga instagram. Sedangkan penjualan secara offline dilakukan dengan cara promosi dari mulut ke mulut dan juga pengambilan produk di rumah.

Waktu Penjualan

Untuk pembelian via shopee dan tokopedia, pesanan akan dikolektif hingga pukul 15.00 setiap harinya dan akan dikirim hari itu juga. Sedangkan pesanan melalui Cash On Delivery (COD) waktu pengambilan menyesuaikan.

Analisa Usaha

Berikut ini penjelasan dari hasil analisa usaha “Keripik Pare” menggunakan analisa SWOT

Strength (Kekuatan Usaha)
  1. Ketersediaan bahan baku yang melimpah
  2. Harga jual yang murah cocok untuk berbagai kalangan
Weakness (Kelemahan Usaha)
  1. Promosi masih lingkup kecil
  2. Munculnya produk yang sama
  3. Produk tidak tahan lama karena tidak menggunakan pengawet
Opportunities (Peluang Usaha)
  1. Peluang target pasar luas
  2. Permintaan konsumen akan produk makanan ringan terus meningkat
Threat (Ancaman Usaha)
  1. Harga saing produk lain yang lebih murah
  2. Faktor cuaca yang mempengaruhi hasil produksi pare

BAB IV

ANALISA BIAYA

Analisa Biaya Usaha “Keripik Pare”

Rencana Anggaran Usaha “Keripik Pare”

A.      Modal Awal

NoKeteranganKuantitasHarga SatuanHarga
1Kompor gas1 buah Rp      900.000 Rp      900.000
2Penggorengan1 buah Rp      100.000 Rp      100.000
3Wadah besar2 buah Rp      50.000 Rp      100.000
 Total Modal   Rp  1.100.000

B.      Peralatan

NoKeteranganKuantitasHarga SatuanHarga
1Alat pemotong pare1 buah Rp    50.000 Rp        50.000
2Plastik bungkus5 pack Rp    20.000 Rp      100.000
 Total Peralatan   Rp      150.000

C.      Biaya Bahan Baku

NoKeteranganKuantitasHarga SatuanHarga
1Pare30 buah Rp       5.000 Rp      150.000
2telur30 buah Rp       3.000 Rp        90.000
3Minyak goreng20 Liter Rp    20.000 Rp      400.000
4tepung beras8 kg Rp    11.000 Rp        88.000
5tepung sajiku4 kg Rp    22.000 Rp        44.000
6Garam2 pack Rp       3.000 Rp           6.000
7Kaldu jamur20 pack Rp    10.000 Rp      200.000
8Bawang putih1 kg Rp    25.000 Rp        25.000
9Ketumbar1 kg Rp    25.000 Rp        25.000
10Lada bubuk60 gram Rp    40.000 Rp      240.000
 Total Biaya Bahan Baku   Rp  1.268.000

D.      Biaya Operasional

NoKeteranganHarga/Bulan
 1Air Rp      200.000
 2Listrik Rp      150.000
 3Gas Rp      100.000
 4Transportasi Rp      400.000
 5Pengeluaran tak terduga Rp      200.000
 Total Biaya Operasional Rp  1.050.000
Total Modal yang Dibutuhkan

                Modal awal + Peralatan + Biaya Bahan Baku + Biaya Operasional

                = Rp. 3.568.000

Prediksi Pendapatan Per bulan

                Harga per produk = Rp. 7.000

                Dalam 1 hari dapat memproduksi 25 produk

                Produksi per bulan          = 25 produk x 30

                                                                = 750 produk

                Pendapatan per bulan   = 750 x Rp. 7000

                                                                = Rp. 5.250.000

Prediksi Laba/Rugi per Bulan

                Penjualan – Biaya operasional

                = Rp. 5.250.000 – Rp. 3.568.000

                = Rp. 1.682.000

Payback Period (PBP)

                Total modal : Laba bersih

                = Rp. 3.568.000 : Rp. 1.682.000

                = 2 – 3 bulan

BAB V

PENUTUP

Kesimpulan

Usaha merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan oleh semua orang untuk mendapatkan satu profit berupa laba yang diperoleh dari hasil usaha tersebut. Usaha yang dilakukan bisa berbagai macam seperti usaha dagang dan juga jasa.

Salah satu usaha yang kini banyak dilakukan oleh sebagian orang adalah usaha produksi makanan ringan seperti keripik. Usaha “Keripik Pare” ini merupakan salah satu usaha kecil yang bisa dibilang cukup menjanjikan. Modal yang dibutuhkan untuk membuat usaha “Keripik Pare” ini tidak begitu besar dan proses produksinya pun juga cukup mudah sehingga akan cocok dilakukan terutama bagi pengusaha pemula.

Dengan berdirinya usaha “Keripik Pare” ini, diharapkan mampu menyajikan produk makanan ringan yang menyehatkan sehingga cocok untuk dikonsumsi sehari-hari di berbagai kalangan.