Modal Usaha Kado dan Perhitungan Keuntungan

Kado adalah satu ungkapan berharga yang bisa Anda berikan untuk orang-orang terkasih. Budaya saling memberi kado di hari spesial pun sudah ada sejak lama.

Oleh karena itu, ide usaha yang berkaitan dengan kado bukan lagi hal baru. Anda bisa melihat toko-toko kado atau jasa pembuat bingkisan menjamur di berbagai daerah. Dari tipe usaha kecil sampai yang paling mewah pun ada.

Nah tahukah Anda, berapa perkiraan modal yang dibutuhkan untuk membuka usaha kado? Walau bukan bisnis tanpa modal, besaran biaya yang harus Anda keluarkan tetap rasional jika dibandingkan dengan perkiraan untung yang akan di dapat.

Menurut hitungan kami, total Modal untuk membuka Toko Kado adalah sekitar Rp26.350.000. Angka tersebut terdiri dari estimasi modal awal sebesar Rp16.650.000 dan estimasi modal operasional tiap bulan sebesar Rp 9.700.000.

Penasaran bagaimana cara kami menghitung biaya awal di atas? Lalu berapa perkiraan untung dari usaha toko kado? Mari simak penjelasannya di bawah ini.

Modal Awal Usaha Kado

  • Sewa Tempat (Bulan Pertama) Rp1.000.000
  • Meja & kursi Rp350.000
  • Etalase Rp1.500.000
  • Belanja Pita, Kertas Kado dan Hiasan lainnya Rp 3.500.000
  • Belanja Barang untuk Kado Rp 10.000.000
  • Banner & dekorasi toko Rp300.000

Berdasarkan uraian di atas, maka bisa disimpulkan estimasi total modal awal yang perlu Anda siapkan untuk membuka usaha Toko Kado adalah sekitar Rp 16.650.000.

Angka ini masih bisa dipangkas menjadi jauh lebih kecil. Misalkan Anda sudah memiliki tempat sendiri sehingga tak perlu menyewa. Lalu mengurangi stock barang di awal pembukaan juga bisa jadi pilihan.

Skala bisnis Kado yang ingin Anda mulai sangat mempengaruhi besaran modal awal ini. Jika usaha Anda ingin dimulai sebagai bisnis skala besar maka Anda harus menyiapkan modal yang besar dan sebaliknya untuk bisnis skala kecil akan memperkecil nilai modal awal.

Atau Anda bisa mengganti ide usaha Anda, tetap berkaitan dengan kado namun dengan model bisnis yang berbeda. Alih-alih membuka toko, Anda bisa menawarkan jasa membungkus kado yang Anda promosikan secara online. Dengan begitu Anda bisa memulai usaha tanpa modal.

Modal Bulanan Usaha Kado

  • Sewa Tempat Rp 1.000.000
  • Karyawan (jika ada) Rp1.000.000
  • Restock Hiasan dan Barang untuk Kado Rp 7.500.000
  • Biaya Listrik Rp 200.000

Dari perhitungan modal bulanan di atas, Anda bisa menyimpulkan biaya operasional yang perlu keluar setiap bulan adalah Rp 9.700.000.

Memang ini bukanlah modal kecil, namun Anda masih bisa memangkas biaya operasional dengan menunda dulu mempekerjakan karyawan dan menjaga toko sendiri. Penggunaan tempat milik pribadi juga akan meniadakan pengeluaran untuk biaya sewa tempat.

Peluang Usaha Kado

Perhitungan Keuntungan Usaha Kado Per Bulan

Budaya saling memberi kado di hari spesial adalah hal yang cukup populer dilakukan. Apalagi di kalangan anak muda yang sedang kasmaran, memberi kado di hari ulang tahun seperti sudah menjadi kewajiban.

Kabar baiknya, hari lahir manusia bermacam-macam dan hampir setiap bulan ada saja orang yang sedang berulang tahun. Alhasil kebutuhan kado tiap bulan pun selalu ada.

Apalagi ketika jatuh hari raya Natal, di mana sangat identik dengan tradisi memberi kado. Toko kado Anda bisa jadi kebanjiran pembeli.

Nah itu gambaran potensinya, sekarang bagaimana perkiraan untung dari bisnis toko kado ini? Apakah bisa usaha ini memberikan Anda keuntungan besar?

Mari kita coba hitung perkiraannya, misal dalam sehari ada 5 orang saja yang membeli kado dari Toko Anda. Nilai rata-rata dari barang yang mereka beli adalah Rp 100.000 dan Anda mematok harga jasa membungkus kado Rp 10.000 per kado. Maka dalam 1 bulan, total penghasilan kotor yang bisa Anda dapatkan adalah sebesar Rp 16.500.000.

Menghitung Keuntungan Usaha Kado Per Bulan

Nah tadi kita hanya menghitung keuntungan kotor saja dan sekarang mari kita masuk ke perhitungan keuntungan bersih dari usaha toko kado. Caranya dapat dilakukan dengan mencari sisa laba yang didapat setelah dikurangi biaya operasional bulanan.

Tadi kita sudah menemukan keuntungan kotor bisnis Kado dalam 1 bulan adalah Rp 16.500.000. Sedangkan saat menghitung modal bulanan, kita tahu jumlah biaya operasional toko kado per bulan adalah Rp9.700.000. 

Maka cara menghitung penghasilan bersih bisnis Kado Anda adalah:

Rp 16.500.000 – Rp 9.700.000 = Rp 6.800.000.

Estimasi Kapan Balik Modal Bisnis Kado

Dari semua data yang sudah kami paparkan di atas, kita bisa memperkirakan waktu balik modal untuk usaha toko kado yang Anda jalankan. Caranya adalah dengan membagi total modal awal dengan keuntungan bersih tiap bulannya.

Modal awal bisnis Kado adalah Rp 16.650.000, sedangkan keuntungan bersih per bulannya adalah Rp6.800.000. Maka jangka waktu yang dibutuhkan hingga usaha Kado Anda bisa balik modal adalah sekitar 2 bulan saja.