Modal Usaha Bata dan Perhitungan Keuntungan

Bata adalah bahan utama dalam membangun rumah. Bisa dibilang tanpa bata tak akan ada rumah. Maka dari itu benda satu ini bisa Anda kembangkan menjadi suatu ide usaha.

Misalnya adalah menjadi supplier batu bata ke toko-toko material. Anda bisa membeli sejumlah bata dari pengrajin lalu menjual kembali ke toko material dengan sedikit keuntungan. Tentu saja, selain ke toko bahan bangunan, Anda bisa menjual bata langsung ke konsumen.

Tentu saja dengan model bisnis seperti ini, kita tidak bisa menyebutnya sebagai usaha kecil apalagi usaha tanpa modal. Sudah dipastikan Anda memerlukan sejumlah uang untuk bisa memulainya. Nah berapakah nilai yang perlu disiapkan tersebut?

Menurut hitungan kami, total Modal untuk menjadi supplier batu bata adalah sekitar Rp213.000.000. Dengan rincian biaya transportasi Rp 63.000.000 dan modal belanja bulanan sebesar Rp150.000.000.

Untuk apa saja uang di atas? Apakah bisnis ini bisa memberikan keuntungan besar? Jika kamu penasaran, mari simak penjelasannya kami tentang perhitungan modal dan keuntungan bisnis batu bata berikut ini.

Modal Awal dan Biaya Operasional Bulanan Usaha Bata

Jika Anda ingin mewujudkan ide usaha batu bata, maka ada dua jenis biaya pokok yang harus Anda perhatikan, yaitu biaya transportasi dan juga biaya belanja produk. Berikut perkiraan keduanya:

Biaya Transportasi Usaha Bata

Biaya ini merupakan besaran modal yang Anda butuhkan untuk melakukan pengiriman batu bata ke pembeli, estimasi untuk biaya transportasi per bulannya adalah sebagai berikut:

  • Sewa Truk per bulan Rp48.000.000
  • Biaya operasional Truk per bulan (gaji & uang makan sopir, BBM dll)  Rp 15.000.000

Berdasarkan uraian di atas, maka bisa disimpulkan estimasi modal usaha bata yang perlu Anda siapkan untuk biaya transportasi per bulannya adalah sekitar Rp 63.000.000.

Memang ketika model bisnisnya menjadi supplier, Anda tidak bisa mengharapkannya berjalan dengan modal kecil apalagi berharap menjadi bisnis tanpa modal.  Angka ini mungkin bisa berkurang jika Anda memiliki truk sendiri sebelumnya.

Biaya Belanja Produk Usaha Bata

Biaya ini dikeluarkan untuk membeli bata yang Anda jual ke konsumen, baik toko material atau pengguna langsung. Besarannya tidak pasti karena bergantung pada jumlah pembeli dan kuantitas orderannya. Mari coba menghitung modal belanja produk ini dengan pemisalan.

Misalnya Anda punya 25 toko material yang berlangganan bata pada Anda. Rata-rata mereka memesan 1 truk bata tiap dua minggu dan harga beli bata per truk sekitar Rp3.000.000. 

Maka dalam sebulan Anda perlu mengeluarkan biaya belanja bulanan untuk usaha batu bata ini sekitar Rp150.000.000.

Jika angka ini terlalu besar, Anda bisa minta DP dulu kepada pihak toko yang memesan. Atau Anda bisa berhutang barang pada pengrajin yang memang sudah percaya pada Anda.

Total Modal Operasional Bulanan Usaha Bata

Untuk mencari berapa total modal bulanan yang perlu Anda keluarkan untuk bisnis ini, bisa Anda lakukan dengan menjumlahkan kedua biaya di atas. Jadi hasilnya adalah sebagai berikut:

Rp 63.000.000 + Rp150.000.000 = Rp213.000.000

Peluang Usaha Bata

Perhitungan Keuntungan Usaha Bata Per Bulan

Walau penggunaannya tidak tiap hari seperti makanan, namun bata tetap merupakan komoditi yang menjanjikan. Jika Anda menjajakan bata dengan membuka toko khusus bata, maka fakta barang ini bukan barang yang dikonsumsi tiap hari akan mempengaruhi perhitungan penghasilan dari toko yang Anda jalankan.

Karena usaha dalam bentuk toko memiliki jangkauan yang terbatas, jadi jika daerah jangkauan tersebut sedang sepi pembangunan maka toko pun akan ikut sepi. Namun dengan menjadi tengkulak batu bata, Anda bisa secara aktif mencari peluang di daerah lain. Sehingga meningkatkan potensi keuntungan dari usaha bata yang Anda jalankan.

Namun yang perlu dicatat ketika Anda memilih model bisnis ini adalah Anda harus bisa merangkai jalur distribusinya terlebih dahulu sebelum memulai. Jadi pastikan Anda tahu darimana Anda bisa dapat barang dan kemana Anda akan menjual. Jika tidak, maka modal yang Anda keluarkan akan hangus sia-sia.

Untuk perkiraan keuntungan yang bisa didapat dari usaha supplier batu bata ini bisa Anda hitung dengan cara sebagai berikut. Kita akan pakai studi kasus sebelumnya.

Misalnya bisnis Anda punya langganan 25 toko material semuanya rutin memesan 1 truk bata tiap 2 minggu. Jika harga jual bata Anda adalah Rp4.500.000/truk maka dalam satu bulan bisnis bata Anda bisa memberikan keuntungan kotor sebesar  Rp225.000.000.

Menghitung Keuntungan Usaha Bata Per Bulan

Nah di atas tadi adalah cara menghitung keuntungan kotor, bagaimana dengan keuntungan bersihnya?

Untuk melakukan menghitung penghasilan bersih, Anda bisa melihat selisih antara pendapatan kotor dengan total operasional bulanan.

Keuntungan kotor bisnis batu bata dalam 1 bulan adalah Rp 225.000.000. Sedangkan biaya operasionalnya adalah Rp213.000.000.  Maka perkiraan penghasilan bersih usaha Anda adalah:

Rp 225.000.000 – Rp 213.000.000 = Rp 12.000.000.

Demikianlah perkiraan modal dan keuntungan dari usaha supplier batu bata. Lagi-lagi, bisnis ini bisa menguntungkan jika Anda sudah menemukan jalur distribusinya terlebih dahulu.

Dapatkan Sekarang

Pelatihan : Pemilihan Lokasi Usaha yang strategis

Pemilihan lokasi usaha sangat berpengaruh pada penjualan produk anda, Pada pelatihan ini anda akan mengetahui bagaimana cara menganalisa kelayakan sebuah lokasi usaha