Modal Usaha Toko Buah dan Perkiraan Keuntungan

Modal awal untuk buka usaha toko buah cenderung hanya membutuhkan modal kecil. Anda tak perlu nyetok banyak terlebih dahulu. Mulai saja dari usaha kecil dengan stok buah sedikit terlebih dahulu, yang penting adalah ketersediaan jenis buah yang lengkap, kemudian cara penataan (layout lokasi) yang oke dan packaging menarik, pasti akan banyak calon konsumen yang melirik. Hiasi dengan pilihan warna yang cocok untuk usaha toko buah. Sebagian besar usaha toko buah lebih didominasi dengan permainan warna hijau.

Berapa modal dari usaha toko buah? Modal Usaha Toko Buah adalah Sebesar Rp 35.000.000. Dengan modal awalnya sebesar Rp 11.000.000 dijumlahkan dengan modal bisnis per bulan adalah sebesar Rp 24.000.000

Sebagian bisnis toko buah juga ada yang mengandalkan usaha tanpa modal bulanan. Karena pasokan buah didapatkan dari hasil titipan para petani lokal. Namun tetap saja bisnis toko buah semacam ini bukanlah termasuk dalam kategori bisnis tanpa modal, karena membutuhkan modal awal untuk investasi peralatan penunjang jualan.

Modal Awal Toko Buah

Dengan menghitung modal awal bisnis, Anda jadi paham berapa besarannya. Rincian modal awal bisnis sebagai berikut :

  • Rak Buah 4 unit Rp 1.500.000
  • Meja 3 unit Rp 1.000.000
  • Almari Buah 1 unit Rp 500.000
  • Kursi 5 unit Rp 2.000.000
  • Timbangan 1 unit Rp 600.000
  • Kulkas Rp 1.400.000
  • Alat Pengemas (Plastik) Rp 1.000.000
  • Papan nama, spanduk dan alat promosi lainnya Rp 500.000
  • Biaya lain – lain Rp 2.5 00.000

Sehingga jumlah keseluruhan untuk modal awal bisnis yang dibutuhkan adalah sebesar Rp 11.000.000

Modal Bulanan Toko Buah

  • Belanja Buah Beraneka Ragam Rp 13.000.000
  • Biaya promosi dan iklan bisnis Rp 500.000
  • Nota usaha Rp 100.000
  • Biaya listrik, air dan telepon Rp 600.000
  • Wrapping dan kantong plastik Rp 2.000.000
  • Upah pegawai untuk dua orang Rp 2.500.000
  • Biaya penyusutan barang Rp 300.000
  • Biaya lain – lain Rp 1.000.000

Jadi Modal Bulanan Toko Buah adalah Rp 20.000.000

Modal Tambahan Untuk Online

Beberapa kebutuhan penunjang untuk pemasaran dalam bentuk digital :

  • Modal Membuat Website Rp 1.500.000
  • Modal Pengiriman Ekspedisi Rp 1.000.000
  • Modal Endorse Rp 1.000.000
  • Modal Pengiklanan Rp 500.000

Jadi Modal Tambahan untuk Online adalah Rp 4.000.000

Peluang Usaha Toko Buah

Perhitungan Keuntungan Toko Buah Per Bulan

Bisnis toko buah berpotensi menciptakan untung yang menjanjikan. Karena buah sendiri adalah kebutuhan pokok bagi setiap orang. Resiko kerugiannya pun sangat kecil, jika ada buah yang sebagian kualitasnya kurang baik, bisa diolah lagi dalam bentuk jus dalam kemasan maupun salad buah. Dari sini, potensi rugi bisa diminimalisir karena tak ada satupun stok yang terbuang karena busuk.

Potensi perhitungan keuntungan kotor setiap harinya yang bisa didapatkan dari usaha toko usaha buah mencapai Rp 35.000.000

Menghitung Penghasilan Keuntungan Bersih Toko Buah Per Bulan

Dengan didapatkan keuntungan kotor perbulan sebesar Rp 35.000.000 maka untuk mendapatkan pendapatan bersihnya tinggal dikurangi dengan modal bulanannya. Maka pendapatan bersih dari bisnis toko buah adalah Rp 35.000.000 – Rp 20.000.000 = Rp 15.000.000. Rumus menghitung keuntungan bisnis yang digunakan adalah (keuntungan kotor – biaya bulanan). Nominal segini, bisa dianggap sebagai keuntungan besar.

Estimasi Kapan Balik Modal Toko Buah

Buka usaha toko buah, berpeluang mendapatkan keuntungan bersih mencapai Rp 15.000.000 per bulan. Setidaknya untuk bisa balik modal membutuhkan waktu kurang lebih 3 bulan lamanya. Bukanlah waktu yang lama untuk bisa balik modal. Jadi bisa Anda masukkan ke list usaha yang mungkin bisa ditekuni.

Cara Usaha Toko Buah Online

Kini semakin banyak masyarakat yang lebih nyaman melakukan berbagai transaksi via online karena dianggap lebih memudahkan. Jadi sebagai pengusaha toko buah, Anda harus mengikuti perkembangan zaman dengan menerapkan digitalisasi pada usaha toko buah. Beberapa cara pemasaran dari usaha toko buah antara lain :

Membuka toko online di e-commerce

Anda bisa membuka pangsa pasar lebih luas dengan membuat berjualan di berbagai marketplace e – commerce seperti Shopee, Bukalapak, Lazada, Tokopedia, Blibli, JDID, Tanihub serta marketplace khusus yang menjual hasil pertanian dan perkebunan.

Membuat Website

Dengan adanya website, usaha toko buah yang Anda jalankan akan semakin terlihat profesional di hadapan para calon konsumen. Keberadaan website juga mampu meningkatkan kepercayaan konsumen. Website bisa mewakili usaha toko buah Anda dalam versi digital. Seiring berkembangnya waktu, Anda bisa mengembangkannya lagi yang mana bisa memesan langsung buah – buahan melalui website tersebut.

Berjualan di sosial media

Sosial media juga bisa dijadikan sebagai alternatif berjualan dan membuka peluang pemasaran bisnis lebih luas lagi. Rekomendasi media sosial yang bisa Anda gunakan untuk berjualan seperti Whatsapp, Instagram, Facebook hingga Tiktok. Agar media sosial usaha toko buah Anda dibanjiri pengunjung, sangat direkomendasikan untuk bekerja sama dengan selebgram yang berasal dari daerah yang sama dengan tempat usaha toko buah Anda. Selebgram saat ini cukup ampuh dalam membantu meningkatkan penjualan online pada bisnis.

Membuat Aplikasi Android

Jika perlu, Anda bisa memanjakan para konsumen dengan menyediakan aplikasi android. Aplikasi android juga mampu menarik minat pasar untuk melakukan pembelian secara online.

Kesimpulan yang bisa didapatkan dari ide usaha toko buah adalah, modal awal dan bulanan yang tak tergolong mahal, tapi bisa mendapatkan untung yang lumayan besar. Resiko ruginya juga sangat kecil, mengingat buah merupakan kebutuhan pokok yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai olahan makanan dan minuman. Bisnis toko buah juga bisa dijadikan sebagai ide usaha online kekinian.